Selamat Tinggal Ghost Framework

Caknia Avatar

Beberapa bulan lalu, setelah melakukan migrasi ke AWS, saya melakukan perpindahan platform sekaligus mencoba Ghost Framework sebagai platform independent untuk tulisan tulisan saya. Mengapa? Selain untuk mencoba saya sedang mencari alternatif pengganti WordPress yang bisa dipakai sebagai alternatif pengganti. Kira kira seperti ini prosesnya.

Beberapa bulan berjalan, hari demi hari melakukan uji coba develop design dan plugin untuk Ghost Framework, hasilnya adalah platform tersebut masih bisa dibilang akan susah digunakan sebagai alternatif pengganti WordPress. Mengapa saya bilang demikian?

Sangat Berfokus kepada Menulis

Jika anda mencari framework untuk menulis, Ghost Framework merupakan salah satu platform yang menurut saya terbaik. Editor yang digunakan oleh Ghost Framework sangat clean dan tidak jauh berbeda dengan WordPress dari sisi tampilan dan cara penggunaannya. Hanya saja, tidak begitu bagus ketika saya ingin membuat satu postingan dengan banyak jenis content block seperti di wordpress. Tidak terlalu banyak yang bisa dipilih.

Konfigurasi Admin yang minimalis

Ghost Framework memiliki konfigurasi setting pada admin yang minimalis. Pengguna hanya dapat melakukan perubahan setting pada area sekitar postingan. Jika pengguna ingin melakukan perubahan setting pada lokasi storage image yang saya pindahkan ke AWS, maka perubahan setting tersebut harus dilakukan melalui sisi server. Dan, bagi pengguna yang tidak memiliki pengalaman, hal ini sangat berbahaya dan tidak direkomendasikan.

Light and Dark Theme Admin Panel
Sangat bergantung hanya kepada satu Email Subscription Service

Hal ini banyak dikeluhkan oleh pengguna platform ini. Ghost Framework hanya support satu email subscription service, Mailgun. Entah kenapa demikian, yang jelas hal ini membuat kesulitan pengguna yang selama ini memakai email subscription service lain.

Kurangnya support dari Community

Hal terakhir yang membuat saya berpaling adalah Ghost Framework memiliki tidak terlalu banyak contributor dalam hal development ataupun pengembangan plugin. Hal ini menyebabkan pengguna menjadi kesulitan dalam mencari solusi jika terjadi masalah pada platform ini.

Image by pressfoto on Freepik
Nilai Plus dari Ghost Framework

Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri jika Ghost Framework memiliki halaman editor yang sangat bersih dan sangat jauh dari distraction untuk menulis. Selain itu, karena menggunakan teknologi node JS, Ghost Framework menggunakan resource server yang lebih rendah dibandingkan dengan WordPress yang sangat bergantung pada PHP di sisi server.

Selamat Tinggal Ghost Framework

Sampai bertemu di kesempatan yang lebih baik
Caknia Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *